Mendengar kasus yang menimpa Audrey membuat Hasna ngeri sekaligus sakit hati. Penindasan yang dilakukan oleh para pelajar tersebut sudah sangat keterlaluan dan membuat banyak orang marah. Tak dipungkiri kasus penindasan atau bullying masih banyak terjadi di mana saja, baik di sekolah hingga di dunia kerja. Gara-gara kasus Audrey tersebut sosial media kembali ramai membicarakan kasus bullying dan Hasna yakin bahwa banyak orang yang sangat mengecam tindakan bullying. Jadi untuk kamu yang mungkin sempat atau sedang menjadi korban bullying jangan takut. Kamu tidak sendirian, kita lawan sama-sama ya. Kamu bisa hadapi bullying dengan beberapa cara ini.

1. Ceritakan

Menjadi korban bullying bukan kesalahan kamu, yang salah adalah pelaku bully. Jadi tidak perlu malu untuk menceritakannya terutama kepada orang-orang terdekat yang bisa kamu percaya. Hasna ingatkan lagi bahwa kamu tidak sendirian. Kamu berharga dan banyak yang menyayangimu, Cantik. Ceritakan saja dan luapkan perasaan sedihmu, kemudian cari solusi bersama untuk menghadapi bullying yang kamu alami.

2. Laporkan

Walaupun pasti ada ketakutan, tapi kamu perlu melaporkan bullying ini jika kamu sudah tak mampu atasi lagi. Daripada nanti masalahnya akan semakin berat. Jika kamu di-bully di lingkungan sekolah, laporkan kepada pihak sekolah. Atau ada juga cara mudahnya yaitu dengan email ke: [email protected]. Jika kamu dibully di lingkungan kerja yang biasanya terjadi di kalangan fresh graduate. Kamu bisa bicarakan terlebih dulu dengan rekan kerjamu, atau langsung lapor ke atasan. Jika memang sudah terlalu berat dan melibatkan kekerasan kamu bisa laporkan ke pihak berwajib.

3. Minta Perlindungan

Setelah melaporkan bullying yang kamu alami, persiapkan hal-hal buruk yang kemungkinan bisa kamu alami. Mungkin ancaman akan semakin datang dari si pelaku bully maupun banyak pihak. Untuk itu kamu memerlukan perlindungan. Hubungi pihak berwenang ya.

4. Hindari Konfrontasi Fisik

Sebisa mungkin tahan emosi saat kamu sedang dibully. Hindari konfrontasi fisik yang bisa memacu kekerasan yang lebih parah. Tapi jika dari awal pelaku bully sudah melakukan kekerasan fisik, coba cari celah untuk lari secepatnya untuk kabur. Jangan lupa teriak agar sekelilingmu mendengar. Dan jangan pergi sendirian kalau memang kamu diajak bertemu oleh pelaku bully, ajak teman untuk menemanimu.

5. Kembali Percaya Diri

Setelah menjadi korban bullying pasti dunia rasanya runtuh. Mental terpukul dan rasa percaya diri juga hilang. Tapi jangan menarik diri dari lingkungan sosial dan pergaulanmu ya Cantik. Tidak usah malu, tetap beraktivitas seperti biasanya. Kamu juga bisa mencoba mengikuti hal-hal baru, melakukan hobimu, atau bergabung dengan komunitas yang positif. Berusahalah untuk memupuk kembali rasa percaya dirimu.

 

Ingat Cantik, kamu yang pernah atau saat ini sedang tertindas bukan orang yang lemah kok. Justru para pelaku bully itu yang lemah karena ketidak pede-annya lah yang membuatnya ingin membully orang lain. Tetap semangat ya dalam menjalani hari-harimu. Hasna doakan!

 

LDK / Foto: Pixabay