Assalamualaikum Kak Adit, saya punya keluhan sering sakit ketika buang air kecil. Apakah ini pertanda saya terkena infeksi kandung kemih. Jika iya, bagaimana mengatasi dan pengobatannya? Terimakasih Kak.
Riani, 22 tahun, desainer.

Waalaikumsalam, iya benar itu adalah gejala penyakit ISK (Infeksi Saluran Kemih). Kak Adit sarankan kamu untuk mencoba pengobatan paling umum, yakni menggunakan obat antibiotik yang dikonsumsi 3-10 hari untuk menghentikan infeksi bakteri, sesuai resep dokter. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lain setelah 1-2 minggu untuk memastikan infeksi tersebut hilang. Jika infeksi sering terjadi, obat mungkin perlu dikonsumsi sampai 6 bulan.

Selain itu, infeksi juga memerlukan perawatan lain, termasuk menghindari produk-produk tertentu, seperti mandi busa dan spermisida, stimulasi saraf, dan obat-obatan lainnya.

Sementara pada kasus interstitial cystitis atau infeksi saluran kemih, penyebab peradangan tidak pasti, jadi belum ada pengobatan yang terbaik untuk mengatasi kondisi tersebut. Namun dokter umumnya akan melakukan terapi untuk meringankan tanda-tanda dan gejala interstitial cystitis. Beberapa terapi yang dilakukan dokter meliputi:

  • Mengonsumsi obat oral atau yang dimasukkan langsung ke dalam kandung kemih kamu.
  • Prosedur yang memanipulasi kandung kemih untuk memperbaiki gejala, seperti peregangan kandung kemih dengan air atau gas (kandung kemih distensi) atau bahkan operasi.
  • Stimulasi saraf menggunakan sengatan listrik ringan untuk meredakan nyeri panggul dalam beberapa kasus sekaligus untuk mengurangi frekuensi kencing.

foto: freepik @jcomp

Dear Kak Adit, salam kenal ya Kak, namaku Bayu, usia 25 tahun. Aku mau bertanya soal kesehatan mulut. Udah dua hari ini kenapa ya mulutku terasa kebas, dan kayak orang habis minum panas. Gimana cara mengatasinya? Tolong pencerahannya ya kak. Terimakasih.
Bayu, 25 tahun, karyawan swasta.

Hai Bayu, kamu nggak perlu khawatir, ada cara ampuh untuk mengatasi lidah kebas yang kamu rasakan, bisa jadi akibatnya karena makanan yang kamu konsumsi terlalu pedas atau terlalu panas. Kamu nggak harus pergi ke dokter untuk menyiasati kebas di lidah. Kecuali jika kebas yang dirasakan tak kunjung hilang baru kamu bisa berkonsultasi dengan dokter. Coba kamu lakukan dengan beberapa cara di bawah ini ya:

Gunakan es batu
Hisap es batu hingga lidah kembali terasa nyaman. Cairan es batu yang kamu minum berfungsi untuk `mengompres` lidah sekaligus meredakan rasa haus berlebihan karena makanan pedas tersebut.

Susu dan madu
Selain es batu, kamu juga bisa coba mengonsumsi susu dan madu. Caranya cukup tuang susu ke dalam cangkir berukuran sedang lalu campurkan satu sendok makan madu. Usahakan pakai air dingin agar rasa kebas perlahan-lahan dapat kembali normal. Setelah tercampur, langsung diminum ya.

Lendir lidah buaya
Atau kamu mau pakai cara yang lebih alami, ambil tanaman lidah buaya segar secukupnya, kemudian belah dua. Oleskan lendir lidah buaya tersebut ke bagian lidah yang mati rasa. Lendir lidah buaya dipercaya dapat membantu menenangkan kondisi lidah yang kebas. Semoga berhasil dengan beberapa cara di atas ya, Bayu. Jika rasa sakit masih berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.

foto: freepik @asier_relampagoestudio

Dear Kak Adit, kenapa sudah selama satu bulan belakangan, saya sering migrain ya. Apakah ini wajar atau ada pengobatan tersendiri? Tolong dijawab ya Kak, terimakasih.
Indria, 27 tahun, wiraswasta.

Sakit kepala yang dirasakan hanya pada satu sisi kepala dikenal dengan istilah migrain. 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Di samping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau karena makanan tertentu. Coba perhatikan makanan kamu. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migrain adalah:

  • Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju)
  • Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG)
  • Makanan yang mengandung Nitrat (daging asap)
  • Makanan yang difermentasi
  • Alkohol
  • Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

 

foto: freepik

Keluhan migrain yang kamu alami dapat diatasi dengan mengonsumsi obat golongan antiradang bukan steroid (OAINS/NSAID) seperti asam mefenamat, ibuprofen, atau natrium diklofenak. Tidur dan terapi relaksasi juga seringkali merupakan obat mujarab untuk menghilangkan migrain. Namun sebaik-baiknya pengobatan, yang terbaik adalah mencegah keluhan tersebut agar tidak timbul kembali. Oleh sebab itu, mulailah mengenali pencetus timbulnya keluhan migraine dengan menghindari faktor-faktor pencetus tersebut seperti merokok (aktif ataupun pasif), konsumsi bahan makanan yang mengandung MSG, alkohol, keju, kacang-kacangan, dan faktor stres emosional. Selain itu, cobalah untuk mulai berolahraga secara teratur dan penuhi kebutuhan cairan kamu dengan mengonsumsi banyak air.

Untuk mengetahui ada atau tidaknya kelainan yang serius atau membahayakan yang mendasari keluhan,Kak Adit sarankan kamu berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Mungkin diperlukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan darah, CT-Scan kepala atau pemeriksaan penunjang lain untuk mencari penyebab keluhan tersebut. Semoga cepat sembuh ya Indria.

 

KAMU PUNYA KELUHAN KESEHATAN ATAU PERLU INFORMASI MEDIS?
EMAIL: [email protected]