Hari gini main ponsel kayaknya udah jadi kebutuhan primer ya. Anak muda zaman now kayaknya nggak keren dan nggak nge-hits deh kalo nggak punya smartphone. Ponsel memang memiliki dua sisi yang bertentangan, positif dan negatif. Nah untuk itu, Hasna mau ingetin fungsi utama telepon genggam sebagai alat komunikasi. Hati-hati untuk tidak menjadikannya keharusan setiap saat, Cantik. Kalau kamu mau tahu apa aja bahayanya ‘bermain’ ponsel, nih Hasna kasih infonya.

  1. Picu Stres dan Kekhawatiran

Ponsel itu apa sih? Pasti banyak yang jawab, “WA, Instagram, Facebook, Skype, Beauty plus, YouTube.” Kebayang kan betapa sosial media itu identik banget sama ponsel. Justru ini akar dari stres yang sering muncul. Di mana letak stresnya? Hasna kasih contoh ya, kalau kamu suka berkirim pesan singkat lewat WA, Telegram, SMS atau lainnya, dan kamu merasa terlalu lama menunggu reply atau balasan dari si penerima, tanpa sadar kondisi ini dapat memicu stres dan kekhawatiran. Kamu akan cenderung bersikap agresif, mudah marah, dan terus-menerus melihat ke ponsel. Akbatnya kamu jadi sulit fokus untuk menyesaikan pekerjaan atau berbicara dengan orang yang ada di sekitar. Belum lagi efek cyber-bullying yang marak di sosmed. Coba bayangkan kalau kamu sampai terlibat dengan ‘kekerasan’ cyber seperti ini, gimana nggak stres tuh! Apalagi di zaman ini, haters atau netizen makin berani melontarkan bullying yang berisi kalimat hinaan, ejekan, intimidasi, ancaman, hingga mempermalukan salah satu pihak. Bila hal ini terjadi secara terus menerus, pihak yang di-bully akan merasa tertekan, stres, hingga depresi berat. Maka tak jarang banyak orang yang nekat bunuh diri untuk menghilangkan rasa sakit dan malu akibat bullying.

  1. Timbul Ketergantungan

Saling berbalas chat, main game, terlalu asyik selfie dan bermain aplikasi atau sosmed yang dilakukan secara terus menerus dapat memicu ketergantungan lho, Cantik. Ya, bisa dibilang ini bentuk lain kecanduan. Untuk mengantisipasi ketergantungan yang disebabkan oleh ponsel, kamu harus menerapkan hidup disiplin dan mengatur waktu dengan baik. Jangan sampai hal lain yang lebih penting kamu korbankan dan dinomorduakan. Bijaklah dalam menggunakan ponsel.

  1. Rasa sakit di Lengan Sampai Cedera Jari

Kamu yang rutin menghabiskan waktu dengan bermain ponsel, mungkin akan merasakan nyeri dan sakit di sekitar lengan dan keram di bagian jari. Karena aktivitas bermain ponsel terlalu banyak sambil mengetik, akan membuat otot dan persendian di sekitar lengan dan jari mudah lelah. Dan lama-kelamaan, jika dibiarkan dapat menimbulkan cedera pada jari maupun sekitar area pergelangan tangan. Perhatikan waktu bermain ponsel, batasi jika perlu. Berhentilah jika mulai terasa sakit di area-area tersebut. Berikan gerakan peregangan untuk meregangkan otot yang kaku.

  1. Migrain

Rasa khawatir menunggu kabar atau balasan dari orang yang kamu tunggu, membuat otot saraf di sekitar kepala menjadi tegang hingga timbul migrain. Hal ini berlaku untuk kamu yang suka chatting di WA, Line atau aplikasi chat lainnya. Paparan radiasi yang terpancar dari layar ponsel juga salah satu penyebab sakit kepala. Solusinya? Jauhkan ponsel selagi tidak dipakai dan tidak perlu galau apalagi was-was saat menunggu balasan chat Si Tampan. Kalau dia naksir kamu, pasti dia bakal balas kok, sabar aja ya, Cantik.

  1. Tumbuhnya Sel Kanker

Meletakkan ponsel di sekitar apalagi terlalu dekat dengan posisimu, dapat memicu tumbuhnya sel kanker dalam tubuh lho, Cantik. Hal ini dipicu oleh pancaran radiasi dari ponsel yang ada di sekitar kamu akan meningkatkan risiko tumbuhnya sel kanker hingga jaringan abnormal dalam tubuhmu. Mulai dari kanker kulit, hingga kanker anggota tubuh lainnya yang terpapar radiasi dari ponsel.

Mulai sekarang, Hasna sarankan untuk hentikan kebiasaan mengantongi ponsel selama berjam-jam dalam keadaan menyala, menelepon tanpa media headset, dan letakanlah ponsel jauh dari tempat tidur.

 

IR / Foto: pixabay