Akhirnya pertama kali Hasnanesia mengunjungi kantor Hasna dan bertemu Fira Basuki untuk membahas buku barunya Ma Chère Ville Lumière. Fira adalah Founder/CEO Hasna Media sekaligus Pemimpin Redaksi Hasna.ID.

Sabtu 10 November lalu, cuaca yang mendung tidak mengurangi rasa antusias Hasnanesia untuk bertemu Fira Basuki untuk membahas buku ke-33 karyanya. Sekitar 50 orang berkumpul di lantai tiga kantor Hasna.

Setelah saling menyapa sambil makan kudapan, Hasnanesia duduk manis mendengarkan Fira Basuki menceritakan proses kreatifnya dalam penulisan novel Ma Chère Ville Lumière. Novel ini merupakan‘oleh-oleh’ Fira Basuki sepulangnya tinggal di Paris selama satu tahun. Bercerita mengenai perjalanan hidup tiga orang dengan latarbelakang yang berbeda tinggal di Paris: seorang janda dengan anak remajanya, seorang biseksual, dan seorang transgender.

Sesi tanya-jawab terlihat antusias dan seru, silih berganti Hasnanesia mengacungkan tangannya tidak sabar untuk mendapat giliran bertanya. Pertanyaan ternyata tidak sekadar berkisar novel, tetapi juga mengenai perjalanan hidup Fira dan bagaimana Fira memutuskan membuat www.hasna.id.

 

Salah seorang Hasnanesia bernama Laura, berkomentar, “Sering-sering saja Mba Fira bikin acara kayak gini, jadi kita diundang lagi. Kita pasti datang,” kata perempuan berkacavmata asal Depok ini.

Bahkan penggemar Fira Basuki yang datang tidak hanya dari Jakarta, namun ada Aline, salah satu Hasnanesia yang datang jauh-jauh dari Bandung, “Acaranya seru, Fira juga ramah. Next undang aku lagi ya, Hasna.”

“Saya senang akhirnya bisa berkunjung ke kantor Hasna sekaligus bertemu Hasnanesia. Acaranya seru dan Mbak Fira juga terbuka dan menjawab semua pertanyaan. Boleh kan ikut lagi acara-acara selanjutnya?” ujar Yuli, pemilik sebuah usaha katering Bawang Bunda.

Usai bercerita soal buku, sesi acara berganti dengan pemberian tanda tangan dan foto bersama Fira Basuki. Satu-persatu, dengan tertib, Hasnanesia maju membawa buku dan meminta tandatangan serta foto berdua Fira Basuki. Yang paling unik, sekaligus mengharukan, ada seorang Hasnanesia yang membawa seluruh koleksi buku Fira Basuki sejak tahun 1991. Ia mengaku sudah mengoleksi buku Fira Basuki sejak SMA. Ketika maju ke depan, ia meminta semua bukunya untuk ditandatangani Fira. Setelah itu, mengabadikan foto berdua dengan Fira.

Acara berlangsung sekitar 2,5 jam, dan ditutup dengan foto bersama dengan seluruh Hasnanesia dan tim Hasna. Sangat seru dan menyenangkan! Sore itu, hujan lebat mengguyur kantor Hasna. Sambil menunggu hujan, beberapa Hasnanesia ada yang menunggu di ruang atas sambil berbincang menikmati sisa kudapan. Menurut mereka, acaranya mengesankan karena Fira sangat welcome dan membuat mereka merasa nyaman.

Kamu ingin jadi Hasnanesia dan datang ke acara-acara gratis? Email ya ke: [email protected]

IR / Foto: Surai-Hasna.ID