Dua Garis Biru merupakan film berkisah tentang 2 sejoli pasangan, Angga Yunanda (Bima) dan Zara (Dara) yang harus menjalani tanggung jawab dan berbagai masalah akibat telah melanggar batas dalam berpacaran. Keduanya dihadapkan dengan kesulitan untuk bersama lagi karena adanya campur tangan keluarga. Film bergenre drama ini, berhasil memukau Hasna karena banyak pesan hidup dan nasihat yang bisa kita pegang. Berikut Hasna akan paparkan apa aja sih yang diterima oleh Hasna setelah nonton Dua Garis Biru.

1. Pacaran Ada Batasan

Bima sering menghabiskan waktu bersama di rumah Zara yang kosong di kamar dan bermesraan hingga akhirnya keduanya nekat melakukan hubungan intim. Hal ini merupakan peringatan buat kita yang masih muda atau belum menikah agar mampu menjaga diri selama menjalin hubungan. Terutama remaja masih tahap pubertas dan mudah terombang ambing sehingga butuh pemahaman mengenai seks yang benar dan penguasaan diri.

2. Berani Tanggung Jawab

Sebelum hendak melakukan sesuatu sebaiknya dipikir dahulu dengan matang, apa konsekuensi atas keputusan kita. Bima dan Zara yang masih sama-sama berstatus pelajar dan muda. Tapi salah satu dari mereka harus relakan pendidikannya dan menjalani tugas sebagai orang tua yang baik. Kalimat yang paling berkesan buat Hasna adalah ketika orang tua Zara berkata tugas orang tua tidak hanya melahirkan saja, tapi bagaimana membesarkan jadi orang tua yang baik.

3. Penyesalan selalu datang terakhir

Kata ini mungkin terdengar klise, tapi benar adanya. Ketika salah melangkah saja, mungkin dapat mempengaruhi masa depan kita. Seperti halnya Zara, murid pintar di kelas tapi tidak boleh melanjutkan sekolahnya dan impian dia untuk ke Korea. Dia harus berdiam di rumah istirahat sementara teman-teman lainnya bersekolah dan bersenang-senang. Belum lagi, ketika orang tua merasa gagal ketika tidak bisa memantau aktivitas anaknya di luar. Jangan melakukan hal yang medatangkan kesenangan sesaat tapi konsekuensi ditanggung seumur hidup.

4. Nikmati Masa Mudamu

Sebagai remaja masa depan kita tentu masih panjang dan banyak keinginan yang ingin dicapai. Maka lakukan sesuatu yang dapat memberi manfaat pada diri sendiri. Setelah melahirkan pun, Zara harus berkorban untuk tetap lanjut pendidikan atau mengurus anak. Sedangkan Bima yang masih bersekolah harus mencari nafkah demi anaknya. Ketika sudah menikah punya anak, mereka harus mengorbankan banyak hal agar tetap jalankan tanggung jawab sebagai orang tua.

Keempat hal di atas menjadi reminder buat Hasna juga untuk berhati-hati dalam bertindak agar tidak menyesal kelak. Jadilah anak muda yang keren dengan memperbanyak skill pada diri sendiri agar berguna buat bangsa dan negara layaknya Avengers!

 

GD / Foto: Instagram @duagarisbirufilm