Berita duka tengah dirasakan oleh seluruh masyarakat tanah air hingga internasional karena kehilangan sosok pemimpin yang berjasa bagi negara yaitu Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden RI ke-3,  yang telah menghembuskan napas terakhirnya pada usia 83 tahun. Selama hidupnya, BJ Habibie tak hanya dikenal sebagai Bapak Reformasi dan pemimpin yang luar biasa, sebagai pasangan dalam rumah tangga hingga orang tua layak dijadikan teladan dari segala sisi. Kisah cinta beliau yang teramat besar pada sang kekasih hati, Ibu Hasri Ainun Besari selama hidupnya hingga akhirnya dipisahkan oleh maut. Banyak hal yang bisa diteladani dari karakter seorang Eyang Habibie, demikian generasi milenial termasuk Hasna memanggilnya, biar kamu juga menjadi sosok pria idaman, Tampan!

1. Konsisten dan Pemberani

Saat menginjak usia remaja, Ibu Ainun dikenal sebagai bunga desa, banyak lelaki kalangan konglomerat berbondong-bondong ke rumah untuk mengambil hatinya. Sayangnya, hal tersebut tidak menjatuhkan kepercayaan diri Eyang Habibie dalam bersaing mendekati Ibu Ainun dan tetap konsisten mengejarnya hingga akhirnya menyatakan cinta. Menjadi diri sendiri merupakan kunci utama yang terpancar dari dalam diri karena terlihat ketulusan dan usaha keras yang kamu berikan. Selain itu, berani menyatakan cinta dan menerima risiko penolakan juga harus dimiliki dalam diri seorang lelaki sejati.

2. Menghargai Si Cantik

Meski telah menjalin hubungan cukup lama tak membuat kasih sayangmu pudar dengan tetap menghargai si Cantik sebagai seseorang yang kamu kasihi dan hormati. Sama seperti Eyang Habibie selama hidupnya, menghargai Ibu Ainun akan hal kecil seperti selalu menyempatkan waktu meski sibuk untuk makan masakan dan minum kopi buatan Ibu Ainun. Bila kelupaan, Eyang Habibie akan minta maaf padanya dan tetap menghabiskannya. Menghargai perasaan si Cantik meski hal sepele pun tetap berharga di matanya, Tampan.

“Saya tidak bisa menjanjikan banyak hal. Tapi yang jelas, saya akan menjadi suami yang terbaik untuk Ainun.”

3. Selalu Memprioritaskan Si Cantik

Memprioritaskan pasangan berarti menaruh perhatian dan hatimu hanya pada si Cantik. Perasaan yang mengutakan kepentingan si Cantik daripada diri sendiri juga merupakan bentuk ketulusan hatimu padanya. Seorang perempuan akan merasa dicintai oleh pasangannya sebagai nomor satu dalam segala aspek hidupnya karena merasakan dirinya special di mata kamu.

4.  Romantis

Kepribadian setiap pria berbeda dalam menyampaikan perasaannya, karena masing-masing mempunyai cara tersendiri dalam membuat pasanganmu bahagia dan merasa beruntung dicintai oleh kamu, Tampan. Hampir sebagian besar perempuan menginginkan pria yang romantis seperti tahu segala sesuatu tentang dirinya, memberi surprise, mampu diandalkan, dan membuatnya merasa sebagai perempuan yang paling bahagia di dunia. Sepeninggalan Ibu Ainun, Eyang Habibie membuat puisi dan buku tentang cinta abadinya pada kekasih hati, berziarah ke makan untuk doa dan mengobrol tentang kesehariannya.

5. Susah Senang Selalu Bersama

Memiliki pasangan yang mau diajak untuk susah dan senang bareng sebenarnya cukup sulit, karena mungkin kamu dan Si Cantik akan menghadapi tantangan hidup dan tekanan. Tapi, buah kesulitan yang dilalui secara bersama akan terasa bermakna. Bila Si Cantik sedang mengalami masalah, rangkul dan berada disisinya agar mendapat kekuatan, begitu pula saat bahagia turut berbahagialah bersamanya. Sama seperti BJ Habibie yang menemani Ibu Ainun selama sakit dan menjalani pengobatan selalu berada disisinya. Tanpa sadar, keberadaanmu bisa jadi penghiburan terbesar buat Si Cantik saat mengalami kesusahan loh.

6. Setia

Kesetian merupakan kunci utama dalam mempertahankan hubungan yang bahagia dan sehat. Banyak godaan tidak membuat kesetianmu goyah pada Si Cantik. Saat Eyang Habibie baru menjabat sebagai presiden pernah digoda oleh sekretarisnya yang masih muda serta punya paras yang cantik. Sayangnya, hal tersebut justru ditolak secara tegas demi menjaga rumah tangganya dan janji setianya pada sang istri hingga maut memisahkan. Cobaan di luar tentu tak bisa dihindari, yang terpenting bagaimana kamu  menyikapinya, Tampan.

 “Walaupun raga telah terpisahkan oleh kematian, namun cinta sejati tetap akan tersimpan secara abadi di relung hati.”

Hebat banget ya pemimpin bangsa kita, Tampan. Tak hanya menjadi karismatis tapi juga inspiratif bagi banyak orang. Jadi, memang yang terpenting itu bukan otak cemerlang, atau menjadi yang terpintar di mata Si Cantik. Nah, Tampan, kamu siap kan meneladani sifat yang baik dan jadi pria yang bisa dibanggakan oleh Si Cantik?

“Tak perlu seseorang yang sempurna. Cukup temukan saja orang yang membuatmu bahagia dan membuatmu berarti lebih dari siapa pun”

 

GD / Foto: Instagram @bj.habibie, akurat.co