Cantik, mungkin memang benar pepatah yang mengatakan bahwa masa sekolah merupakan masa-masa paling indah, di mana tidak ada beban pikiran dan kamu hanya dituntut untuk fokus belajar. Setelah berstatus menjadi mahasiswa tuntutan makin banyak, mulai dari tugas yang tiada henti dari dosen, ikut organisasi, rapat tiap malam, magang hingga pengerjaan skripsi. Seluruh aktivitas itu dijalani tiap hari secara monoton dan tentu terasa letih hingga terkadang stress. Hasna bakal kasih tips-tips  sederhana buat kamu saat stress melanda!

1. TIDUR CUKUP

Setiap orang membutuhkan waktu tidur yang cukup agar bisa beraktivitas secara maksimal. Untuk kaum dewasa muda (18-25 tahun) membutuhkan 7-9 jam tidur setiap harinya. Tapi, pada kenyataannya mahasiswa sering bergadang dan merasa kelelahan esoknya. Kurang tidur bisa menyebabkan sakit kepala, hilangnya konsentrasi, emosi tidak stabil dan mudah terserang penyakit.

2. Makan Makanan Bergizi

Untuk anak rantau dan mahasiswa tentu terbiasa mengonsumsi makanan junk food dan mie instan yang harganya murah sehingga kurang memperhatikan asupan gizi yang seharusnya dibutuhkan. Hal ini menyebabkan tubuh menjadi cepat letih dan antibodi jadi lemah. Penting mengonsumsi sayuran, buah, gandum yang bergizi untuk menopang stamina menjadi lebih kuat. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin agar kesehatan terjaga. 

3. Olahraga

Setelah seharian aktivitas di kampus, tentu badan terasa lelah dan ingin cepat pulang untuk tidur. Justru salah satu faktor kondisi fisik mudah capek dan letih karena kurang berolahraga. Menyempatkan waktu lari pagi, yoga, berenang dan aktivitas fisik lain selama 10-20 menit bisa menjernihkan pikiran.  

4. Mencari Pertemanan yang Baik

Bertemanlah dengan orang-orang yang bisa memberikan dampak positif untuk diri sendiri. Memiliki teman dekat bisa jadi tempat kamu mencurahkan isi hati dan dukungan secara emosional. Karena sama-sama mahasiswa, tentu saling mengerti satu dengan yang lain agar mengurangi beban pikiran. Kamu juga bisa diskusikan masalah yang dihadapi dengan psikolog profesional atau konselor di kampus untuk mendapat bantuan.

5. Buat Schedule

Aktivitas yang berjibun tentu membuat pikiran jadi penat dan kadang kala lupa mana yang harus didahulukan. Pentingnya membuat schedule atau notes sebagai reminder yang berisi pekerjaan yang harus dilakukan dan beri target untuk menyelesaikannya. Adanya schedule yang jelas memudahkan kamu dalam mengerjakan deadline yang diberikan dan terstruktur.

6. Menulis Jurnal/Diary

Selain olahraga, kamu juga bisa menulis buku harian atau jurnal mengenai kegiatan kamiu selama satu hari penuh. Dengan menuangkan perasaan dan emosi kamu dalam tulisan bisa membantu kamu dalam mengurangi stress dan jadi bahan intropeksi diri

7. Jangan Terlalu Memaksakan Diri

Menjalin pertemanan yang luas tentu bisa diperoleh dengan mengikuti organisasi di kampus. Selain bertemu orang baru, kamu bisa mengasah hobi dan skill baru untuk menghilangkan penat setelah kegiatan belajar di kelas. Tapi, mengetahui batasan dan kemampuan fisik sendiri juga penting, agar bisa fokus pada pelajaran dan organisasi. Semakin banyak kamu mengikuti organisasi, semakin banyak juga tanggung jawab yang harus dipenuhi dan akhirnya pusing sendiri.

6. Menjalin Komunikasi dengan Keluarga

Meski hidup jauh dari keluarga bukan berarti bebas dan tidak membutuhkan support. Adanya komunikasi yang efektif dengan orang tua atau keluarga bisa menjadi kekuatan tersendiri saat stress atau mengalami masalah. Dukungan dan hiburan dari keluarga diperlukan agar kamu mempunyai mental dan emosional yang kuat. Di era teknologi ini, jarak jauh sudah bukan lagi menjadi hambatan untuk menghubungi keluarga dekat, sempatkan untuk video call dengan mereka.

Beberapa tips di atas mungkin bisa membantu kamu yang masih menjalani kewaiban sebagai mahasiswa, Cantik. Lakukan kegiatan positif yang membawa kebahagiaan dan atasi stress dengan cara yang benar ya!

 

GD / Foto : freepik