Apa gara-gara makan tak terkontrol, kebanyakan lemak dan santan bikin penyakit lambung, maag atau dispepsia, atau yang sudah kronis disebut GERD, kamu kumat, Cantik? Hasna ngerti, rasanya gak enak banget ya. Dari mulut yang rasanya masam, makanan kok rasanya ganjel di dada atau bahkan hingga tenggorokan, nyeri di dada, perut kembung, sampai akhirnya muntah.

Tenang dulu ya, Cantik. Coba kita atasi masalah ini dulu sebelum kamu ke dokter karena sudah terlalu parah. Ini Hasna kumpulkan beberapa informasi dari dokter dan informasi kesehatan lainnya.

1. Disiplin Cara Makan

Kapok kan kalau kumat sakit maag gara-gara telat makan atau justru makan yang ‘kalap’? Coba disiplinkan diri dulu untuk makan yang teratur, makan secukupnya, mengunyah makanan lebih lama, dan hindari minum di tengah-tengah makan.

2. Hindari Konsumsi Ini

Walau makan pedas bikin selera nambah, tapi kalau lagi kumat terpaksa kamu harus hindari cabai, Cantik. Selain itu hindari pula cokelat, gorengan atau makanan yang digoreng, daging dengan lemak, bawang Bombay, buah-buahan citrus (jeruk, lemon, jeruk bali, jeruk nipis), dan tomat. Untuk minuman, hindari kopi atau minuman berkafein dan bersoda.

3. Pilih Makan Ini

Pilih makanan yang memiliki tingkat keasaman yang rendah dengan pH sekitar 4,5 hingga 5,2 supaya menetralisir asam di lambung. Contohnya: pisang, gandum atau oatmeal atau bubur havermut, sayuran hijau (brokoli, seledri, bayam), jahe, putih telur rebus, dan daging tanpa lemak yang dikukus.

4. Coba Obat Herbal Alami

Begitu kena serangan maag, usahakan tenang. Jika kamu di rumah, coba minum ini: teh chamomile hangat yang menenangkan pencernaan dan bikin kamu mudah mengantuk. Tidur juga membantu proses pemulihan tubuhmu.

Minuman lain yang bisa dicoba: jahe hangat. Jahe memiliki efek gastroprotektif yang mencegah asam dan pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori. Bakteri ini adalah bakteri perut yang biasanya hidup dalam kondisi asam, yang memperparah kondisimu. Cara buat minumannya: masukkan dua atau tiga potong jahe segar yang digeprek ke cangkir berisi air panas. Biarkan sekitar setengah jam. Kemudian, minum sekitar 20 menit atau setiap kamu sebelum makan lagi.

Minuman lainnya adalah: jus lidah buaya, licorice, peppermint, dan jinten.

5. Konsumsi Obat

Jangan menyiksa diri. Gak pa-pa kok selalu sedia obat penyakit lambung yang dijual bebas di apotek, entah yang cair atau yang dikunyah. Gak mungkin kan kalau kamu kena serangan maag di luar rumah terus bingung cari-cari herbal. Simpan selalu di tas kamu. Biasanya obat-obatan ini mengandung antasida yang membantu menghilangkan gas berlebih, Histamin-2 (H-2) receptor blockers yang mengurangi produksi asam di lambung, dan Proton pump inhibitors (PPls) yang lebih ampuh untuk gejala yang parah atau akut.

6. Kompres Perut

Letakkan alat kompres yang diisi air hangat di sekitar perut kamu yang sakit. Ini bisa membantu mengurangi rasa sakit hingga obat yang kamu minum bekerja.

7. Ke Dokter

Kapan kamu perlu ke dokter secapatnya, Cantik? Jika nyeri perutmu tidak membaik setelah segala upaya, lemas banget, muntah terus, tinja berwarna gelap bahkan mengandung darah, dan yang paling parah adalah kamu muntah darah. Jangan sepelekan penyakit ini ya, Cantik! Segera, ke dokter!

Hasna doakan kamu sehat-sehat selalu. Jangan lupa selalu jaga kesehatan ya.

 

FB / Foto: pexels.com, freepik.com