Mendekati pesta demokrasi pemilu, semakin banyak berita tentang kedua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang beredar ke masyarakat luas. Banyak juga berita tentang beberapa aktivitas di daerah-daerah yang menyangkut kegiatan pemilu ini. Sayangnya tidak semua berita yang disebarkan sudah jelas kebenarannya atau bisa dibilang termasuk hoax. Berita hoax itu bisa memecah belah kerukunan lho. Plus, kamu bisa dilaporkan dengan Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) karena menyebarkan hoax, berarti bisa masuk penjara! Serius kan? Hoax bisa membuat salah paham dan bisa bikin saling berantem, Cantik. Hati-hati! Ikuti saran Hasna ini agar kamu terhindar dari HOAX atau hoaks.

Teliti lagi isu atau berita yang kamu dapatkan dari orang lain. Biasanya berita yang berupa foto atau video tersebut disebarkan melewati media sosial dan juga aplikasi pesan seperti Whatsapp atau Line. Foto dan video ataupun media lainnya itu bisa banget lho diedit dan akhirnya kontennya jadi menyesatkan. Solusinya kamu harus lebih kritis alias semakin kepo untuk memastikan berita yang kamu dapat dengan mencari ke sumber berita yang dapat dipercaya.

Menurut Dewan Pers, ciri-ciri berita hoax adalah yang mengakibatkan kebencian dan permusuhan, sumber berita tidak jelas dan menyudutkan pihak tertentu, bermuatan fanatisme, memiliki judul yang provokatif, dan juga menyembunyikan fakta dan data. Cek apakah berita atau pesan yang kamu dapatkan mengandung hal-hal tersebut, kalau iya kemungkinan itu adalah berita hoax.

Jangan ikut memviralkan suatu berita yang belum tentu kebenarannya. Banyak sekali pesan-pesan yang mengajak orang lain untuk ikut menyebarkan dan memviralkan suatu berita dan isu tertentu. Kalau kamu dapat pesan tersebut jangan diteruskan ke orang lain ya, stop di kamu! Kalau bisa ingatkan juga teman dan keluarga agar stop menyebarkan berita yang belum jelas.

Jika kamu sudah gerah mendapatkan berita hoax apalagi beritanya juga mengandung konten yang negatif, kamu bisa laporkan langsung lho ke Kementerian Kominfo. Dengan cara meng-screen capture atau meng-copy URL link-nya dan kirim ke [email protected]. Atau kamu juga bisa buka aduankonten.id.

Follow akun Instagram @kemenkominfo. Akun resminya Kementerian Kominfo Indonesia ini punya cara unik tiap minggunya untuk kasih info ke kamu mana saja berita yang hoax. Selain informatif kontennya juga menghibur banget karena ada satu ikon centil yang bernama ‘miss lambe hoaks’ yang akan mengajakmu jadi generasi anti hoax.

Dan sebagai generasi anti hoax sejati, kamu juga harus follow akun Instagram Hasna dong @hasnaidofficial. Karena Hasna nggak pernah kasih kamu berita atau informasi kecantikan yang hoax!

 

LDK / Foto: Pixabay