Mitos atau fakta?

Makan kacang menjadi hal terlarang terutama bagi mereka yang punya kulit rentan berjerawat karena dapat menumbuhkan jerawat-jerawat baru. Konon kandungan lemak pada kacang cukup tinggi dan itulah yang akan menyebabkan timbulnya si benjolan merah kecil alias si jerawat pengganggu. 

Jawab: MITOS

Dua hasil studi berbeda dari American Academy of Dermatology dan Journal of the American Medical Association mendapati bahwa makanan yang kamu konsumsi, termasuk kacang, sebenarnya tidak ada pengaruhnya dan sangat minim menimbulkan jerawat.

Lalu bagaimana dengan orang-orang yang wajahnya kedatangan jerawat setelah makan kacang? Hal ini sebenarnya berkaitan dengan masalah pencernaan, bukan karena kacang. Sebab, kacang adalah jenis makanan yang kaya protein dan lemak yang bagi sebagian orang sulit dicerna. Lalu, lemak dan protein yang tak tercerna dengan baik di organ pencernaan membuat daya tahan tubuh menciptakan antibodi yang akan membuat kelenjar sebasea di kulit mengalami peradangan dan menghasilkan jerawat. Salah satu cara membuat lemak dan protein pada kacang menjadi mudah dicerna adalah dengan merendam dan mengolah kacang lebih dulu, misalnya dengan disangrai.

Penyebab lainnya adalah alergi. Dilansir dari Livestrong, timbulnya jerawat juga menjadi salah satu ciri dari alergi. Apabila kamu sering berjerawat setelah makan kacang, bisa jadi memang karena alergi kacang. Kalau ingin tahu pasti, kamu bisa tes alergi ke dokter untuk memastikan hal ini.

Satu lagi, saat mengudap kacang goreng yang berminyak, tanganmu jangan ngusap-ngusap wajah ya. Duh, nempel deh minyak dan kotoran dari tangan ke wajahmu. Bisa jadi jerawatan.

Jelas kan, Cantik?

 

IR / Foto: pixabay