Hai Kak Adit, mau konsultasi dong. Baru-baru ini kakak saya mengalami mimisan hebat, darah keluar dari hidung gara-gara dia pilek dan mau mengeluarkan hingus. Mungkin saat mau membuang hingus terlalu kencang jadi pendarahan. Yang saya mau tanyakan, apakah itu bagaimana mengatasinya untuk pertolongan pertama?
Nabila, 23 tahun, Pegawai Swasta

Hai Nabila, kamu bisa memberi pertolongan pertama untuk mimisan sebagai berikut:

  • Duduk condong ke depan sambil menundukkan kepala. Jangan menengadah karena darah bisa masuk ke tenggorokan dan menyumbat saluran pernapasan yang akan menyebabkan tersedak dan kemudian muntah. Selain ini juga bisa mengiritasi lambung.
  • Cara yang kedua bisa dilakukan dengan menggunakan kompres dingin. Pertama-tama, siapkan es batu dan bungkus dengan kain lembut (jangan pernah menempelkan es batu langsung pada hidung karena berisiko menyebabkan kerusakan jaringan). Sambil duduk tegak dan mencubit hidung perlahan, kompres pada bagian luar hidung selama beberapa menit hingga perdarahan berhenti.

Foto: pixabay

  • Pencet hidung dengan ibu jari dan telunjuk untuk mengurangi aliran darah. Lakukan pada kedua lubang meski perdarahan hanya keluar pada satu lubang saja. Tahan selama 5-10 menit, sementara kamu bisa bernapas melalui mulut.
  • Jangan menelan, menghirup, atau batuk agar bekuan darah yang mulai terbentuk nggak rusak.
  • Periksa hidung, jika masih ada perdarahan, pencet lagi hidung sekitar 10 menit lagi hingga darah berhenti.
  • Setelah perdarahan berhenti, bersihkan bagian hidung dengan lap basah, lalu tegakkan kepala dan hindari mengupil atau membuang ingus selama 12 jam ke depan.
  • Jika pendarahan masih terus berlanjut, kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter THT. Agar bisa mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

Assalamualaikum, nama saya Nita, mohon solusinya ya kenapa badan saya susah gemuk walaupun sudah makan banyak tetap berat badan saya susah naik. Untuk itu saya minta saran dan solusi dari Kak Adit. Terima kasih sebelumnya.
Nita, 33 tahun, SPG.

Waalaikumsalam Nita. Pada intinya, untuk menambah berat badan, jumlah kalori yang masuk harus lebih banyak dibanding yang keluar atau digunakan. Juga hal-hal seperti kurang istirahat, tingkat stres, tingkat aktivitas fisik dan merokok harus dikurangi dan dihindari.

Untuk bisa menambah asupan kalori, kamu bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Usahakan tambahkan asupan minyak olive oil, santan, krim, atau alpukat di samping makanan utama yang kamu konsumsi.
  • Perbanyak asupan protein dan lemak dibandingkan karbohidrat agar bisa dipakai untuk membentuk massa otot dan lapisan adipose (lapisanlemak).
  • Durasi makan kamu harus ditambah dari biasanya.
  • Istirahat yang cukup, teratur dan hindari rokok.
  • Bantu dengan olahraga, terutama weight lifting untuk menstimulasi pertumbuhan massa otot agar proteinnya tidak terbuang dan tetap terpakai.

Foto: pexels

Salam kenal Kak Adit, saya mau tanya, apakah ada hubungannya antara sariawan dan kekurangan Vitamin C? Karena saya kok sering sariawan ya, padahal setiap hari rutin minum Vitamin C?
Dina, 26 tahun, karyawati. 

Sariawan terjadi akibat tubuh kekurangan asupan Vitamin C. Sebenarnya Vitamin C sangat mudah kita jumpai pada buah dan sayuran yang kita makan sehari-hari. Defisiensi  Vitamin C biasanya terindikasi pada luka di rongga mulut (bibir, gusi), pendarahan dan pembengkakan pada gusi, atau gigi goyah. Meskipun hampir setiap orang penah merasakan sariawan dan menganggapnya sebagai hal yang wajar, namun JANGAN menyepelekan sariawan sebab dampak yang lebih serius akibat defisiensi Vitamin C cukup besar. Kekurangan Vitamin C dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan kekakuan pada sendi tulang, pendarahan di bawah kulit dan jaringan tubuh bagian dalam, terhambatnya penyembuhan luka serta anemia. Sesuai pertanyaan kamu tentang apa hubungan antara Vitamin C dengan sariawan, ini jawabannya: luka pada jaringan (misal: bibir dan gusi) biasanya disebabkan karena terhambatnya pembentukan “semen biologis” yang merekatkan antar-jaringan tersebut. Semen biologis ini yang disebut dengan kolagen. Nah, Vitamin C inilah yang sangat penting bagi pembentukan kolagen.

Foto: pixabay

KAMU PUNYA KELUHAN KESEHATAN ATAU PERLU INFORMASI MEDIS?
EMAIL: [email protected]