Sejak dinobatkan menjadi Putera Indonesia 2017, Mister Global Indonesia 2017 dan pemenang L-Men Summer Bootcamp, nama Reynaldi Rifaldo mulai dikenal banyak orang dan wajah tampannya kini sering wara wiri menjadi bintang iklan dan pernah ikut dalam Theater Musical “Langit 7 Bidadari” sebagai Jaka Tarub. Segudang prestasi yang pernah diraih, nggak membuat Rey –sapaan akrabnya- jadi lupa diri apalagi tinggi hati. Ia tetap pria humble yang nggak pernah lupa bersyukur. Begitu juga saat Hasna memintanya untuk diwawancara menjadi profil Si Tampan, Rey sangat welcome. Pria kelahiran 1 Mei 1998 ini, masih terdaftar sebagai salah satu mahasiswa jurusan Komunikasi di Universitas Tarumanagara semester 6. Selain kuliah, Rey juga sibuk berkegiatan sebagai model untuk men-support Corporate Campaign atau Influencer. Hasna penasaran nih ingin kenal Rey lebih lanjut. Yuk kita cari tahu gimana Rey menjaga penampilannya yang selalu oke dan keren. Simak wawancara Hasna dengan Rey berikut ini ya, Cantik.

Hasna (H): Hai Rey, banyak banget prestasi yang sudah dicapai, dan perlahan nama kamu mulai dikenal orang, suka dukanya apa sih?

Reynaldi (R): Sukanya, saya senang karena sudah banyak team support yang mendukung setiap kegiatan saya, punya followers yang cerdas dan dapat diajak berdiskusi. Saya juga bisa mengenal lebih banyak orang hebat di sekitar saya dan belajar banyak dari mereka yang mempunyai perjuangan hebat. Dukanya, sebagai Public Figure saya sudah dipatok menjadi seseorang layaknya patung dan siap dikomentari apa saja untuk hal negatif ataupun positif. Belum lagi, tuntutan untuk menjadi orang yang ‘sempurna’ di depan masyarakat walau terkadang mood nggak bisa diajak kompromi, hehehe…

H: Penampilan kamu kan oke banget tuh, bagaimana tips kamu merawat diri?

R: Saya tidak pernah merasa saya yang paling oke, saya senang yang sederhana saja, mungkin kalau menurut orang oke, itu hanya sebagian bonus dari Tuhan untuk menghibur diri saya. Untuk perawatan diri, terkadang saya juga sering kotor karena saya mengendarai motor setiap harinya. Salah satu tipsnya adalah harus banyak bersyukur, karena ketika kita bersyukur, kita akan menghargai setiap tubuh yang diberikan oleh Tuhan untuk diri kita, kita akan melatih tubuh dan membersihkan tubuh jika dengan sendirinya. Itu adalah konsep pemikiran yang sederhana namun sangat berpengaruh besar dalam kehidupan jangka panjang bahkan sampai di hari tua nanti.

H: Perawatan diri apa yang biasa kamu lakukan di rumah?

R: Bicara soal perawatan, bukan soal wajah saja, tapi secara keseluruhan.
Kebetulan saya suka tidak sempat ke tempat gym, jadi saya membuat alat-alat gym di rumah alias home work-out. Yang terpenting untuk merawat diri di rumah adalah tidur yang cukup (membuat wajah cerah dan pikiran jadi teratur), minum air putih, dan olahraga. Dengan 3 hal itu, tentu akan membantu sirkulasi tubuh dan metabolisme lebih teratur agar tubuh sehat. Bonusnya, tubuh jadi fit dan pastinya lebih menarik.

H: Sekarang sudah mulai terjun ke dunia model dan entertainment, lebih suka yang mana nih? Alasannya?

R: Kalau disuruh memilih, saya tidak akan pilih keduanya. Karena keduanya adalah pekerjaan sampingan alias hobi saja yang saya lakukan, saya suka dengan keduanya, tapi saya lebih suka menjadi seorang “Role Model”, mengapa? Jika kamu menjadi model, kamu membanggakan karya orang lain dan ketergantungan dengan orang lain. Jika kamu menjadi seorang entertainer, kamu akan ketergantungan dengan banyak pihak dan organisasi sehingga akan agak sulit dicapai. Tapi ketika kamu menjadi seorang  “Role Model”, kamu akan menjadi contoh bagi banyak orang sesuai dengan karakter diri kamu sendiri. Bukan karakter orang lain yang akan dimasukkan ke dalam dirimu seperti dalam dunia modeling dan entertainment. Jika kita menjadi Role Model, kamu dapat mengatur dan menghandle diri kamu ke mana kamu akan berjuang dan berperang. Jika ada orang yang suka dengan kamu, ia akan bekerjasama, jika tidak, paling tidak kamu sudah menjadi dirimu sendiri. Intinya adalah, jadilah seorang model, jadilah seorang entertainer, tapi berfikirlah layaknya “Role Model”, jadilah contoh sebagai dirimu sendiri, bukan diri orang lain.

H: Fashion ala Reynaldi itu seperti apa? Tolong dideskripsikan?

R: Kalau dideskripsikan, fashion saya lebih ke anak-anak sederhana di era 90an tapi dicampur dengan kehidupan anak modern sekarang. Ibaratnya adalah sosok Dilan di tahun 2018, hahaha. Saya suka dengan dunia jaman dulu yang orang tua saya ceritakan, karena bahagianya berbeda, bukan ketergantungan dengan sosial media. Maka dari itu, saya ingin membawa era yang dulu tapi dipadukan dengan kehidupan sekarang, agar tetap bisa diterima di kalangan Millenials dan Generasi Z.

H: Fashion dos and don’ts versi kamu?

R:
Dos:

  • Jadilah diri sendiri, cari karakter yang sesuai dengan diri kamu.
  • Cari Role model, ambil ilmunya, tapi bukan menduplikat gayanya.
  • Harus berani bergaya.
  • Don’t care what people say.

Don’ts:

  • Jangan pernah menjiplak gaya seseorang, cukup dijadikan referensi.
  • Jangan takut berinovasi, karena dalam dunia fashion tidak ada kata gagal.

H: Perempuan yang #BaikdanCantik menurut kamu?

R: Perempuan #BaikDanCantik menurut saya, perempuan yang menghormati kedua orangtuanya, pintar merawat diri, karena itu adalah tanda ia bertanggungjawab dengan apa yang ia punya yang punya visi ke depan, karena berarti ia mempunyai perencanaan dan tanggungjawab atas hidupnya.

H: Definisi sukses menurut kamu?

R: Definisi sukses menurut saya adalah ketika kita bisa memperkaya orang lain. Karena sukses yang sebenarnya adalah bukan disaat diri kita saja yang kaya, tapi kita berhasil memperkaya orang lain karena kita, itu adalah kekayaan yang tidak pernah terukur nilainya. Karena sebenarnya ketika kita sukses, bukan karena kehebatan diri kita. Tapi kehebatan orang-orang di sekitar yang mendukung kita.

H: Resolusi kamu di tahun 2019?

R: Harapan saya di tahun 2019, agar kuliah bisa lulus lebih cepat dan mendapatkan   nilai terbaik. Supaya bisa lebih berguna lagi bagi banyak orang dan semakin luas. Karena jika saya hidup untuk menghebatkan diri saya sendiri, saya masih merasa gagal untuk generasi bangsaku Indonesia. Dan… saya pengen main film sesuai dengan karakter saya yang suka menulis puisi, olahraga, dan anak motor ala Dilan hehehe… Aamiin… Thank you.

IR / Foto: Dok. pribadi Reynaldi