Jangan pernah remehkan the power of reading. Karena membaca buku dapat membuka wawasan sekaligus membentuk pola piker manusia sejak dini. Hal inilah yang disuarakan dalam deklarasi gerakan Ibu Bangsa Membaca yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-90 tahun 2018, pada 13 Desember yang lalu. Bertempat di Auditorium Gedung Perpustakaan Nasional, ada 26 perempuan berprestasi dari segala profesi yang turut berpartisipasi dalam acara ini.

Mereka antara lain, Fira Basuki, novelis & CEO Hasna Media; Cut Mini, aktris dan pendongeng; Prilly Latuconsina, aktris; WulanTilaar, pengusaha; Lia Candrasari, filantropis; serta ChichaKoeswoyo, aktivis literasi. Itulah sebagian nama dari 26 perempuan yang membacakan kutipan dari sebuah buku novel yang dirangkai menjadi pertunjukan 7 babak dalam 7 tema berbeda, yakni tentang Indonesia, Manusia, Perbedaan, Memaafkan, Pasangan Hidup, Cinta dan Perempuan.

Tujuan utama terselenggaranya acara ini adalah untuk mengajak para ibu dan perempuan Indonesia agar berperan aktif dalam meningkatkan kebiasaan membaca dan menularkan kebiasaan tersebut kepada anak-anak dan keluarganya. “Sejatinya, perpustakaan pertama seorang anak adalah ibunya sendiri. Ibu, sebagai ‘guru’ pertama yang ditemui seorang manusia merupakan pembangun fondasi yang mampu menentukan kualitas sumber daya manusia ke depannya,” ujar Muhammad Syarif Bando, Kepala Perpustakaan Nasional RI.

Hadir di deretan kursi VVIP, adalah Ibu Mufidah Jusuf Kalla, istri Wakil Presiden RI serta Ibu Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Acara berlangsung dengan penuh keheningan dan kesyahduan. Tampak tamu undangan yang hadir dibuat hanyut dengan para performa yang tampil di atas panggung. Satu per satu para pembaca hadir ke atas panggung membacakan penggalan kalimat dari buku novel karya novelis ternama seperti FiraBasuki, AyuUtami, Djenar Maesa Ayu, Alberthiene Endah dan masih banyak lagi. Ari Tulang sebagai koreografer dan penata artistik, memiliki peranan penting dalam menuangkan ide dan kreasinya menjadi sebuah pertunjukan yang berkesan.

Penonton pun berdecak kagum saat melihat penampilan dan suara apik Nina Tamam, Sita Nursanti, Astrid dan Chandra Pitok yang bernyanyi bergantian di acara ini. Berlangsung selama kurang lebih 2 jam, acara ditutup dengan penyerahan buket bunga sebagai tanda terimakasih kepada 26 perempuan cantik yang telah membuat acara terselenggara dengan sukses.

IR / Foto: Surai-Hasna.ID