Tanya: Kak Adit, benar nggak ya, kalau kita memijat daerah T-Zone (antara hidung, dahi, alis dan dagu) bisa menyebabkan stroke?
Manda, 20 tahun, mahasiswi 

Jawab:
Tidak benar ya, karena dengan rutin memijat daerah ini justru akan meningkatkan konsentrasi, mengurangi ketegangan, menghilangkan sakit kepala dan membuat mata lebih relaks, apalagi jika kamu duduk di depan computer untuk waktu yang lama. Tapi ingat, jangan memijat dengan tekanan terlalu kuat karena daerah sekitar wajah terdiri dari banyak saraf yang langsung ke otak. Praktisi dari pengobatan Cina juga percaya bahwa memijat daerah T-Zone dapat meningkatkan kekuatan intuisi seseorang.

Tanya: Momok penyakit kanker yang menyeramkan banyak terdengar akhir-akhir ini. Lalu bagaimana cara efektif mencegah agar sel-sel kanker tidak hidup dalam tubuh kita ya Kak?
Lydia, 23 tahun,karyawan swasta

Jawab:
Hai Lydia, momok penyakit kanker akhir-akhir ini memang makin sering terdengar dan banyak menjadi penyebab kematian. Agar terhindar dari bahaya sel kanker, kamu cukup melakukan beberapa hal berikut ini, kelola stress, rajin berolahraga, perbanyak aktivitas untuk memompa kekebalan tubuh, serta mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin.

Tanya: Kak, benarkah warna kuku bisa mengindikasikan adanya penyakit?
Bianca, 25 tahun, karyawan swasta

Jawab:
Ya benar Bianca, perubahan kondisi kuku bisa jadi menunjukkan bahwa kuku sedang terinfeksi jamur. Namun, apabila perubahan kondisi kuku tidak disertai adanya infeksi jamur bisa saja ini mengindikasikan adanya penyakit yang berkaitan dengan organ tubuh lainnya. Pada dasarnya kuku bisa dijadikan sebagai indicator bila salah satu organ tubuh tidak berfungsi dengan baik. Perhatikan warna, bentuk, dan tekstur kuku kamu ya, cantik! Bila kondisi kuku mudah patah, lunak, bentuknya tidak kokoh, dan bantalan kuku tampak pucat segera lakukan pemerikasaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi tubuh. JIka warna kuku pucat dalam waktu yang lama, jangan tunda lagi, kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Tanya: Kak Adit, apa bedanya jerawat batu dengan jerawat biasa?
Mimi, 18 tahun, pelajar

Jawab:
Pada dasarnya jerawat ini adalah penyumbatan kelenjar minyak atau sebum di dalam kulit kita. Penyumbatan kelenjar minyak ini bisa disebabkan bannyak hal. Jika ada penyumbatan, berarti kelenjar minyak kamu tidak bisa bekerja secara maksimal untuk mengeluarkan melalui proses sekresi maupun lainnya. Kamu harus mengetahui bahwa jerawat batu ini memiliki perlakuan yang berbeda untuk penyembuhan dibandingkan jerawat biasa. Karena jerawat batu pada dasarnya dimulai dari jerawat biasa. Berarti ketika jerawat biasa tidak bisa disembuhkan, akan menyebabkan jerawat batu. Berikut beberapa cara menghilangkan jerawat batu yang membandel, seperti menghindari makeup yang berlebihan atau tebal, jangan biasakan memencet jerawat biasa yang masih kecil, gunakan tangan bersih jika kamu ingin memegang kulit yang berjerawat.

Tanya: Apa penyebab wajah kusam?Tolong beri penjelasannya ya Kak.
Lusi, 20 tahun, mahasiswi

Jawab:
Penyebab utama kulit wajah menjadi kering dan kusam adalah stres, di mana emosi berpengaruh pada produksi hormon yang dapat memengaruhi kesehatan kulit. Saat stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh akan mengalami peningkatan. Hormon ini dapat melemahkan pembuluh darah, menghambat produksi kolagen serta proses pembentukan sel kulit baru. Kondisi ini menyebabkan kulitkering, mudah berkerut, dan tampak kusam. Terkadang cara menghilangkan stress yang salah justru memperburuk kondisi ini. Penyebab kedua ialah kebiasaan merokok yang menyebabkan pembuluh darah menyempit sehingga menurunkan jumlah oksigen dan nutrisi untuk kulit. Kondisi ini menjadikan kulit lebih mudah keriput, kurang elastis dan tampak kusam juga gelap. Selanjutnya penumpukan sel kulit mati, setiap 28 hari sekali, sel kulit mati akan gugur dan digantikan dengan lapisan sel kulit baru.

Namun seiring bertambahnya usia, proses tersebut dapat melambat. Kondisi ini yang menjadikan kulit wajah tampak kusam.Penyebab lainnya adalah paparan sinar matahari, karena kulit kasar dan kusam dapat disebabkan akibat paparan sinar matahari berlebih. Hal tersebut disebabkan karena sinar ultraviolet dapat memecah protein penjaga kelembutan kulit, yaitu kolagen dan elastin. Penyebab terakhir adalah kurangnya cairan dalam tubuh (dehidrasi)dapat menurunkan elastisitas kulit serta menjadikan kulit kering sehingga tampak kusam.

KAMU PUNYA KELUHAN KESEHATAN ATAU PERLU INFORMASI MEDIS? EMAIL: [email protected] 

 

Foto: pexels, pixabay